2 weeks ago, Posted by: suarasos50

Yang Perlu Diketahui Soal Propaganda

Pernahkah anda mendengar istilah propaganda? Istilah ini mungkin sering didengar, tetapi tetap memiliki rasa yang asing. Tidak heran mengingat arti dan implementasi propaganda sendiri terhitung berat dan tidak sederhana penggunaannya. Propaganda pada dasarnya hanyalah cara penyampaian informasi yang bisa mempengaruhi seseorang.

Menurut Harrod Lasswell (1937), propaganda adalah teknik mempengaruhi perilaku manusia dengan memanipulasi representasi suatu hal. Representasi ini dapat berupa perkataan secara verbal melalui lisan, tulisan, gambar, hingga musik. Informasi dari propaganda bukanlah informasi objektif atau sesuai pemaknaan sesungguhnya. Tetapi, telah dimanipulasi sedemikian rupa, agar mempengaruhi orang lain untuk memahami sesuai tujuan diadakannya propaganda tersebut.

Pergeseran Makna Propaganda

Propaganda awalnya memang digunakan untuk menyebarkan informasi dan mempengaruhi orang lain. Namun, seiring berjalannya waktu, makna propaganda mulai bergeser menjadi negatif. Propaganda sebagai konotasi negatif dikenalkan oleh gereja katolik di abad ke 17. Terjadi persinggungan di era tersebut antara ilmu pengetahuan dan keagamaan, yang melibatkan ilmuwan besar, Galileo. Galileo yang saat itu memperkenalkan heliosentris, atau teori mengenai matahari sebagai pusat kehidupan. Teori ini ditentang oleh gereja pada saat itu, dan pihak gereja menyebarkan informasi ke masyarakat, bahwa teori Galileo ini adalah suatu kebohongan. Akibatnya, Galileo harus dipenjara oleh gereja.

Konotasi propaganda sebagai alat penyebar informasi yang negatif semakin berkembang di abad ke 20, tepatnya saat perang dunia. Adolf Hitler, mempropaganda rakyat Jerman dengan ajaran fasisme dan supremasi bangsa aria lewat Nazi. Propaganda ini terhitung berhasil, karena membakar semangat rakyat Jerman untuk berperang dan menguasai dunia.

Jenis-jenis Propaganda

Propaganda terbagi menjadi 3 jenis. Propaganda hitam, putih, dan abu-abu. Propaganda putih adalah jenis propaganda yang terbuka, dan sumber yang membuat propaganda ini jelas siapa. Propaganda putih juga sering disebut sebagai propaganda komersil, contohnya seperti iklan-iklan politik pada pemilu.

Sedangkan propaganda hitam adalah jenis propaganda yang terselubung. Sumber propaganda ini tidak jelas siapa, dan tidak terang-terangan. Seolah-olah yang membuat propaganda adalah pihak A, padahal yang membuat adalah pihak B yang merupakan lawan dari pihak A. Propaganda ini menyesatkan dan bersifat menjatuhkan

Propaganda abu-abu, merupakan jenis propaganda yang sulit dikenali. Narasi propagandanya seolah-olah bukan berasal dari pihak manapun. Narasi propaganda dibuat seolah-olah netral terhadap suatu konflik, padahal sebenarnya dibuat oleh pihak oposisi atau sebaliknya.


Post Views: 21


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved