2 weeks ago, Posted by: suarasos50

Mirip Tapi Berbeda, Berikut Perbedaan Iklan dengan Propaganda

Di era modern ini, mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan iklan. Setiap hari, paling tidak kita akan melihat satu jenis iklan di salah satu media. Baik media konvensional, maupun digital, semua masih memuat iklan-iklan yang dibuat semenarik mungkin untuk menarik hati calon konsumen.

Iklan berasal dari bahasa Latin adverto dan advertere; ad berarti ‘ke’ dan vertere berarti ‘untuk mengalihkan’. Menurut Malcolm Barnard (1995), pengartian tersebut memiliki arti mengalihkan perhatian seseorang ke sesuatu, atau memanggil perhatian seseorang ke sesuatu. Iklan kemudian berkembang menjadi suatu cara untuk mempersuasi orang lain untuk membeli atau menaruh perhatian pada sesuatu. Sedangkan propaganda menurut Harrod Lasswell (1937), adalah teknik mempengaruhi perilaku manusia dengan memanipulasi representasi suatu hal. Representasi ini dapat berupa perkataan secara verbal melalui lisan, tulisan, gambar, hingga musik. Selengkapnya mengenai propaganda dapat dibaca disini.

Baik propaganda maupun iklan sama-sama berkonsep mempengaruhi orang lain untuk merubah perilaku orang tersebut. Iklan dan propaganda kerap kali memuat kebohongan dan manipulasi, dengan tujuan-tujuan tertentu. Selain itu, iklan dan propaganda juga memerlukan media-media tertentu untuk mencapai tujuannya mempengaruhi orang lain.

Namun, meskipun mirip keduanya sebenarnya berbeda, terutama dalam penggunaannya. Iklan lebih banyak digunakan pada penggunaan komersil, konvensional, dan juga bertujuan untuk meraup keuntungan material. Sedangkan propaganda, lebih digunakan untuk mempengaruhi pikiran dan pemahaman seseorang terhadap sesuatu yang berhubungan dengan politik, ekonomi, atau pun ideologi. Propaganda bisa menggunakan teknik-teknik periklanan untuk bisa mencapai tujuannya.

Selain berbeda penggunaan, iklan dan propaganda memiliki perbedaan di keterbukaan identitas pembuatnya. Pembuat iklan biasanya jelas siapa, sedangkan propaganda bisa jelas siapa pembuatnya, bisa juga abu-abu, atau bahkan salah kaprah. Perusahaan minuman A akan dengan jelas mencantumkan siapa mereka (yang membuat iklan) dalam iklannya. Hal ini bisa ditunjukkan melalui logo yang tercantum di iklan. Sedangkan propaganda, pembuatnya bisa jelas siapa, bisa juga tidak jelas. Hal tersebut sekali lagi akan bergantung pada tujuan propaganda tersebut.

 


Post Views: 19


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved