2 months ago, Posted by: araial02

Tong Tong Fair, adalah Salah Satu Bukti Kedekatan Warga Indonesia-Belanda

Duta Besar ataupun Dubes Republik Indonesia( RI) buat Belanda Mayerfas berkata penyelenggaraan festival Tong Tong Fair ataupun TTF 2022 ialah bentuk ikatan yang erat serta keakraban antara warga Indonesia serta Belanda.

“ Nyaris seluruh yang mendatangi Tong Tong sempat ataupun hendak berkunjung ke Indonesia, sebagian lahir ataupun sempat tinggal, ataupun memiliki keluarga di Indonesia. Jadi, Indonesia telah bukan perihal asing untuk warga Belanda,” katanya semacam dilansir dalam penjelasan tertulis dari KBRI Den Haag, Rabu( 14/ 9/ 2022).

Mayerfas mengapresiasi kesuksesan TTF yang didukung seluruhnya oleh KBRI Den Haag.

“ Ini pengalaman awal aku semenjak penugasan selaku dubes di Belanda. Aku sangat bahagia memandang antusiasme serta respons warga yang luar biasa. Wisatawan senantiasa padat, apalagi kerap kehilangan tiket,” katanya.

Selaku pameran produk UMKM( usaha mikro, kecil serta menengah), kuliner, serta seni budaya Indonesia terbanyak serta tertua di Belanda, TTF jadi salah satu aktivitas yang ditunggu warga Belanda, paling utama generasi Indo- Belanda, sehabis relaksasi pembatasan COVID- 19.

Kegiatan tahunan semenjak 1959 itu mempraktikkan konsep pasar malam khas Indonesia tempo dahulu, yang mencampurkan pasar serta pertunjukan.

Pada TTF ke- 62, jumlah stan partisipan menggapai 100 serta diiringi lebih dari 26 UMKM asal Indonesia.

Terdapat stan yang terpaut dengan pertumbuhan komunitas Indo- Belanda di Indonesia, ialah Mijn Root dari Yayasan Pelita, terdapat pula stan peragaan memasak santapan Indonesia serta pelatihan membatik.

Pameran TTF mendirikan 2 panggung buat penampilan seni budaya Indonesia, semacam reog Ponorogo, tari tradisional oleh Bongkeng Arts dari Bandung, serta musik keroncong dari Solo.

Departemen BUMN RI ikut berpartisipasi dengan membuka paviliun“ Roemah BUMN” yang memfasilitasi keikutsertaan bermacam UMKM yang jadi binaan sebagian BUMN semacam Pertamina, BNI, BRI, Mandiri, serta Telkom.

Dubes Mayerfas mengapresiasi BUMN- BUMN yang memfasilitasi partisipasi pengusaha UMKM asal Indonesia di TTF.

“ Aku pula menyongsong baik keikutsertaan BUMN Indonesia yang bawa beberapa UMKM binaannya. Ini butuh terus dicoba buat mendesak UMKM go global serta mempunyai energi saing,” kata ia.

KBRI Den Haag membuka stan berjudul‘ Experience Indonesia’, yang menawarkan wisatawan buat merasakan“ Indonesia mini”.

Ribuan wisatawan stan KBRI ikut berupaya program kenyataan virtual( VR) buat menjelajahi bermacam destinasi wisata di Indonesia.

KBRI Den Haag pula sediakan data seputar imigrasi, perdagangan, pembelajaran serta sosial budaya yang lain.

Direktur Yayasan Tong Tong selaku penyelenggara TTF, Siem Boon, mengantarkan kegembiraannya dengan digelarnya TTF kembali sehabis 2 kali ditunda akibat pandemi.

“ Kita memandang kegiatan TTF kali ini disambut dengan bersemangat serta banyak didatangi oleh generasi muda Indo- Belanda,” ucap Siem Boon.

Wulan, anak muda Belanda wisatawan TTF yang salah satu orang tuanya generasi Indonesia, mengatakan minatnya buat mengenali lebih banyak tentang Indonesia.

“ Aku sangat mau ketahui tentang Indonesia serta berharap bisa memandang budaya Indonesia di TTF. Ayah aku lahir di Indonesia tetapi dibawa ke Belanda dikala usia 18 bulan. Jadi, aku mau sekali belajar tentang Indonesia,” kata Wulan.

 

www.unair.ac.id


Post Views: 77


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved